7 Hal Yang Perlu Ada Dalam Kamar Tidur :Seumur hidup kamu akan menghabiskan
sekitar 200.000 jam di kamar tidur. Sebagai perbandingan, jika kamu
menghabiskan semua waktu tersebut untuk berjalan kamu dapat mengelilingi bumi
sebanyak 25 kali. Tapi tentu kamu tidak akan menghabiskan waktu itu untuk
mengelilingi bumi, kan?
Berikut ini beberapa hal yang kamu
butuhkan untuk mengisi kamar tidurmu dan membuatmu merasa nyaman di kamar tidur
sendiri.
Tempat Tidur yang Nyaman
Sesuai dengan namanya, fungsi utama
ruangan ini adalah tempat untuk tidur. Hal pertama yang harus ada di kamar
tidur adalah tempat tidur. Ada beberapa orang yang memilih menggantikan kasur
yang nyaman dengan sesuatu yang lebih terjangkau, seperti sofa atau kasur lipat.
Banyak artikel yang menjelaskan
keunggulan dan kelemahan dari berbagai tempat tidur yang ada, tetapi poin
pentingnya adalah setiap orang mencari tempat tidur yang sesuai dengan
kebiasaan tidurnya masing-masing.
Setiap orang memiliki keinginan untuk
mendapatkan tidur yang tenang dan berkualitas. Mencari tempat tidur yang tepat
menjadi penting karena saat tidur, tubuhmu bekerja untuk mendukung fungsi otak
yang sehat dan menjaga kesehatan fisik.
Pada dasarnya, tidur nyenyak sangat
penting, dan tidak ada yang membantumu tidur lebih baik selain jenis tempat tidur yang tepat.Tempat tidur yang tepat
juga termasuk jenis bantal yang kamu gunakan. Mengenai jenis bantal yang tepat,
hal ini tergantung pada ukuran tempat tidurmu. Seseorang biasanya memerlukan 1
sampai 6 bantal di kasurnya, jumlah yang berlebihan akan mengurangi ruang di
atas tempat tidurmu.
Tempat Duduk
Tempat duduk atau bangku menjadi
hal yang harus ada di kamar tidur karena beberapa alasan. Pertama, tempat itu
bisa menjadi tempat untuk membaca, jadi kamu tidak mengorbankan kesehatan mata
dan punggung karena terlalu lama membaca di tempat tidur.
Kedua, berfungsi sebagai tempat
untuk memakai sepatu atau bahkan berdiskusi dengan pasangan. Memisahkan tempat
tidur dengan tempat bekerja membuat tubuhmu terbiasa mengasosiasikan kasur
sebagai tempat tidur, hal ini mempermudah kamu tidur di malam hari.
Kamu bisa memilih jenis kursi ottoman,
sofa, atau bangku.Sesuaikan jenis tempat duduk dengan bentuk ruangan dan
ukurannya.
Meja Kecil
Jika membicarakan sesuatu yang
harus ada di kamar tidur, sebuah meja kecil di sisi ranjang adalah salah
satunya. Beberapa orang setuju bahwa harus ada tempat untuk menyimpan sesuatu
seperti ponsel, kacamata, gelas, tisu dan benda-benda penting lainnya yang
dapat diraih tangan dalam posisi tidur.
Bukan berarti seseorang pemalas
jika ia membutuhkan kemudahan dalam meraih benda-benda tersebut tanpa harus
bangun terlebih dahulu. Bukankah sulit jika harus menaruh kacamata di meja rias
dan tiba-tiba harus segera pergi saat bangun?
Jadi, tidak ada salahnya jika kamu
memikirkan beberbapa pilihan meja kecil untuk diletakkan di sisi ranjang.
Meja kecil ini juga dapat menjadi
bagian dari hiasan ruangan kalau memang kamu lebih suka nilai estetik
dibandingkan dengan fungsinya. Letakkan beberapa buku atau majalah favoritmu,
bunga atau tanaman dalam pot kecil, atau lampu tidur.
Hal ini akan membuat meja kecil
tersebut tidak terlalu berantakan dan tidak terlalu kosong, sehingga dapat
menjadi bagian dari dekorasi ruangan. Kamu juga dapat menaruh lilin aroma
terapi di atasnya untuk menambah kenyamanan tidurmu.
Aroma Favorit
Saat ini sudah banyak pilihan untuk
mendapatkan aroma ruangan yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan ketenanganmu
selama berada di kamar tidur. Kamu dapat memilih lilin aromaterapi, alat diffusers,
penyegar udara alami seperti menaruh bunga atau biji kopi, atau memakai
pengharum ruangan semprot.
Karpet
yang Nyaman
Jenis lantai apapun yang kamu
pilih, tidak mungkin membayangkan sebuah kamar yang nyaman tanpa sebuah karpet.
Satu hal ini menjadi pilihan yang dapat mengubah keseluruhan nuansa kamar tidur. Bahkan
kamar tidur modern cenderung memiliki karpet berbulu di samping ranjang. Tidak
sedikit orang yang benci menapak di atas lantai dingin setiap pagi dan karpet
dapat menjadi solusi untuk hal tersebut. Tenggelamkan jari-jari kakimu ke
permadani empuk yang dapat membuat pagi hari lebih cerah.
Cermin
Benda yang satu ini tidak terbatas
hanya pada perempuan saja, tapi juga laki-laki. Tidak ada orang yang ingin
keluar rumah dengan penampilan yang berantakan. Cermin, selain dapat memberi
efek luas pada ruangan kamar tidur dan memaksimalkan pencahayaan ruangan, juga
menjadi bagian penting untuk memeriksa penampilan sebelum keluar rumah.
Jadi, kecuali jika kamu memiliki
fobia terhadap cermin karena terlalu sering menonton film horor, menaruh sebuah
cermin besar di kamar tidur adalah ide bagus.
ArtworkKamar tidur tanpa karya seni di
dinding seperti kanvas kosong yang membosankan. Jika kamar tidurmu terasa
kurang menarik, ini saatnya mengubah beberapa hal. Hampir semua jenis karya
seni dapat kamu pasang di kamar, tak terkecuali foto keluarga.
Pilihan yang tersedia untuk
dipasang di kamar sangat banyak, dari mulai lukisan dengan warna yang unik
sampai karya seni ukiran. Pilihlah warna yang sesuai dengan nuansa kamar tidur.
Warna-warna terang dan cerah akan menaikkan mood, sedangkan
warna lembut dan gelap akan memberikan perasaan tenang dan mengantuk.
Hiasan seni dalam kamar tidur juga
dapat berupa lampu, baik yang digantung, ditempel di dinding atau diletakkan di
atas meja. Lampu gantung akan memberikan penerangan sekaligus nuansa kamar yang
mewah. Sementara lampu yang ditempel atau diletakkan di atas meja dapat menjadi
lampu tidur yang akan mengubah mood dari hari yang cerah
menjadi nuansa romantis malam hari.
Penempatan Itu Penting!
Itulah beberapa hal yang penting
ada di kamar tidurmu. Hal yang harus diperhatikan adalah sesuaikan setiap benda
dengan kebutuhan dan nuansa kamar agar tidak menimbulkan kesan saling
bertabrakan satu sama lain.
Penempatan juga menjadi penting
untuk menghindari kesan kamar yang penuh, kecuali jika kamu memang menginginkan
kesan tersebut. Kamar yang luas biasanya merupakan tempat yang cocok untuk kamu
yang senang merasa lapang dan selalu rapi, kamar yang penuh akan memberikan
rasa hangat dan bukan tempat untuk banyak beraktifitas.
10 Kiat Unik Pembantu Tidur Pulas :Banyak orang bilang tidur itu gampang. Nggak perlu banyak energi dan pikir panjang, tidur bisa dengan cepat dilakukan. Bahkan beberapa orang bilang tidur merupakan hobi bagi mereka. Padahal, bagi sebagian orang, aktivitas simpel ini ternyata nggak semudah kelihatannya.
Terutama bagi mereka yang memiliki sindrom insomnia. Orang-orang ini bahkan masih berjuang untuk bisa tidur sementara beberapa orang lainnya sedang enak-enaknya bermimpi.
Selain mandi air hangat, minum susu hangat, apalagi menghitung domba, ada cara lain yang lebih scientific agar kamu cepat tertidur. Berikut Hipwee Tips bagikan info mengenai cara-cara agar lebih cepat mengantuk dan tertidur, bahkan hanya dalam wakltu 1 menit saja. Penasaran?
1. Meski kelihatannya kolot, menetapkan jam tidur menjadi langkah utama yang sangat penting demi ketercukupan asupan tidurmu
Duh, udah jam 10 lewat nih, udahan dulu, ya. Jam 11 jadwalku tidur soalnya.
Ya elahh, baru juga jam segini. Tidur aja pake dijadwal segala. Dasar cupu!
Dilansir dari laman Lifehack, langkah pertama untuk membuatmu lebih cepat tertidur adalah dengan menetapkan jam tidur. Mungkin terkesan memaksakan, apalagi buat kamu yang nggak terbiasa tidur dengan penjadwalan waktu. Alias kamu akan tidur ‘sengantuknya’ atau nggak bakal tidur kalau nggak ngantuk. Dan dengan berat hati Hipwee harus katakan, kamu telah menyia-nyiakan waktu!
Mulai sekarang, cobalah untuk mengatur jam tidurmu. Waktu paling bagus untuk tidur maksimal pukul 11 malam. Karena pada jam inilah organ bagian dalam tubuh mulai bekerja untuk memperbaiki segala kerusakan agar kembali prima keesokan harinya.
Awalnya kamu akan merasa terbebani dan kesulitan untuk tidur dengan jadwal yang kamu tetapkan. Tapi tenang, dengan cara ini, tubuh akan memberi sinyal pada hormon serotonin dan melatonin untuk membuatmu merasa rileks dan otomatis bersiap untuk tidur. Hal ini akan berpengaruh juga ke psikologismu, kamu akan merasa perlu untuk tidur cukup dan mengesampingkan ego-ego termasuk kebiasaan tidur ‘sengantuknya’. Jika kamu mau sabar lakukan ini, yakin deh kamu bakal punya kebiasaan baru yang positif.
2. Benamkan wajahmu dalam air dingin selama beberapa saat untuk memberi efek menenangkan
Salah satu cara untuk mendatangkan kantuk adalah dengan membenamkan wajah dalam air dingin selama beberapa saat.
Siapkan air dingin dalam wadah, lalu benamkan wajahmu ke dalamnya, lakukan bertahap selama 30 detik perlahan-lahan.
Menenggelamkan wajah dalam air dingin akan memicu fenomena paksa yang disebut dengan dive reflex. Cara ini akan menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, yang berarti sistem sarafmu sedang diatur ulang untuk menenangkan tubuh. Trik ini cocok dilakukan jika kamu merasa cemas atau tertekan menjelang tidur.
3. Lakukan latihan pernapasan 4-7-8, maka kamu akan tertidur hanya dalam hitungan detik
Teknik terbaru yang bisa dilakukan agar bisa tertidur hanya dalam waktu 60 detik saja telah dikembangkan oleh pakar kesehatan Dr. Andrew Weil dari Universitas Arizona, Amerika. Ia menamai teknik tidur cepat ini dengan metode 4-7-8 yang diawali dengan menenangkan pikiran dan relaksasi tubuh dengan mengatur pernapasan dalam beberapa tahapan.
Caranya:
•Keluarkan napas panjang lewat mulut.
•Tarik napas panjang melalui hidung dalam hitungan 4 detik.
•Tahan napas selama 7 detik.
•Keluarkan napas lewat mulut dengan bunyi ‘whoosh’, lakukan hitungan sampai 8.
•Ulangi langkah di atas sebanyak 4 kali.
Cobalah fokus untuk menghirup dan menghembuskan napas dengan benar. Agar hasilnya maksimal, usahakan kamu lakukan latihan pernapasan ini selama 2 kali dalam sehari, baik di pagi hari atau waktu luang serta menjelang tidur.
4. Coba tantang dirimu untuk tetap terjaga dalam ruangan gelap denga posisi tubuh telentang. Insomnia atau ngantuk yang menang, ya?
Julie Hirst, psikoterapis ternama menemukan fenomena sleep paradox yang berarti jika seseorang menantang dirinya sendiri untuk tetap terjaga, maka otakmu justru akan berontak.
Cobalah tidur terlentang di atas ranjang dengan penerangan kamar temaram dan biarkan mata terbuka. Katakan “aku nggak akan tidur” berulang-ulang. Tebak apakah kamu akan tetap terjaga atau justru tertidur nggak sengaja?
Menurut penjelasan dari Hirst, posisi tubuh yang demikian akan mengirimkan sinyal pada otak untuk segera beristirahat. Selain itu, otak nggak memproses pesan negatif dengan baik, sehingga akan menafsirkan penolakanmu untuk tidur justrus ebagai instruksi untuk tidur, otot mata juga akan lelah. Alhasil, kamu nggak akan terjaga terlalu lama karena rasa kantuk lebih cepat datang.
5. Pijitlah titik-titik pemicu tidur dengan lembut. Kamu yang sensitif dengan sentuhan akan merasakan efeknya
Tubuh kita memiliki titik-titik tertentu yang jika ditekan atau dipijit akan menimbulkan efek tertentu. Nah,Dr. Idzikowski menyarankan untuk memijat lembut area titik di antara alis, titik di antara jempol dan telunjuk kaki kanan, atau titik di bawah kuku telunjuk kaki kanan.
Caranya:
•Letakkan jempol tangan pada titik diantara alis di bagian atas hidung, di mana terdapat sedikit lekukan. Pijat lembut dan tahan selama 20 detik, lepaskan sebentar dan lakukan berulang.
•Duduklah dan tempatkan kaki kanan di lutut kiri. Pijatlah titik diantara jempol kaki dan telunjuk selama 20 detik, lepaskan sebentar dan ulangi pijatan.
•Temukan titik tepat di bawah kuku pada bagian atas jari telunjuk kaki kanan. Gunakan jempol dan jari telunjuk tangan kanan untuk memijat lembut selama 20 detik, lepaskan sebentar lalu lakukan lagi.
6. Sembunyikan jam! Mengecek waktu terus-menerus justru membuatmu semakin cemas dan sulit tertidur
Lisa Meltzer, seorang sarjana lulusan National Sleep Foundationdan profesor pediatri di Jewish Health Nasional di Denver, menyarankan untuk nggak mengecek jam terus-menerus selama proses menuju tidur. Kebiasaan ini biasanya dilakukan oleh beberapa orang termasuk mereka yang menderita insomnia.
Cobalah untuk menyembunyikan jam ataupun ponsel kamu dan fokuslah untuk pergi tidur. Terus-menerus memeriksa waktu hanya akan meningkatkan stres sehingga sulit untuk menghambat sistem saraf yang mengatur tidurmu. Kecenderungan lainnya, menatap jam selama kamu sedang berusaha tidur justru membuatmu semakin kuatir dan takut kamu nggak akan tertidur.
7. Bernapaslah dengan hidung sebelah kiri untuk menurunkan tekanan darah dan membuatmu lebih tenang
cara seperti ini merupakan metode yoga yang diyakini bisa menurunkan tekanan darah dan membuatmu lebih tenang. Ahli terapis holistik, Peter Smith, menganjurkan untuk bernapas melalui lubang hidung sebelah kiri.
Tidurlah dengan posisi miring ke kiri, lalu tutup lubang hidung sebelah kanan. Perlahan, ambil napas dalam-dalam melalui lubang kiri hidung.
Penulis buku Sleep Better With Natural Therapies ini mengatakan, teknik tersebut efektif dilakukan jika kamu sulit tertidur karena suhu kamar yang terlalu panas atau wanita dengan kondisi menopause.
8. Meregangkan otot-otot kaki akan membuat tubuhmu rileks dan lebih bersiap-siap untuk tidur.
Direktur Institute of Naturopathic Sleep Medicine di Seattle, Catherine Darley menyarankan untuk melakukan teknik relaksasi jari-jari kaki agar cepat mengantuk.
Tidurlah dengan posisi terlentang, ambil napas dalam dan perlahan melalui hidung. Di saat yang bersamaan, regangkan kaki hingga jari-jarinya menekuk di bawah telapak kaki, lalu lepaskan tekanan, lakukan berulang kali.
Dengan teknik relaksasi ini, kamu pun jadi lebih cepat mengantuk dan akhirnya tertidur.
9. Stimulasi otak dan tubuhmu agar rileks dengan cara memutar bola mata sembari terpejam
Sammy Margo, penulis buku berjudul The Good Sleep Guide menyarankan untuk memutar bola mata dengan kondisi mata tertutup untuk mengundang rasa kantuk. Lakukan sembari tidur terlentang di ruangan gelap. Cara ini akan menstimulasi otak untuk memberikan perintah untuk tidur, serta memicu pelepasan hormon melatonin sebagai hormon pengontrol tidur.
10. Jika kamu terbangun tengah malam dan nggak bisa kembali tidur dalam waktu 15 menit, segera bangun dan beranjak dari tempat tidur!
Lho, cara ini bukannya bikin kita makin sulit untuk kembali tidur? Ternyata perkiraanmu keliru. Menurut ahli psikoterapi, cara ini merupakan teori control stimulus. Segala sesuatu dalam hidup memiliki nilai stimulus, bahkan di tempat tidur. Tubuhmu harus mengakui bahwa berbaring di tempat tidur berarti saatnya untuk pergi tidur.
Bangun dan beranjak dari tempat tidur jika kamu nggak bisa tidur adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan, tapi ini sangat penting. Jika kamu menghabiskan berjam-jam di tempat tidur, tetapi hanya untuk bermain ponsel, mengerjakan tugas, menonton TV, dan bukan untuk tidur, kamu akan lebih sulit untuk tidur.
Bangun dan lakukan aktivitas apapun asalkan di luar tempat tidur. Tanamkan dalam pikiranmu bahwa tempat tidur adalah tempat untuk tidur. Sehingga ketika kamu kembali ke sana, otakmu otomatis akan terstimulus untuk pergi tidur.
Supaya begadang nggak jadi kebiasaanmu, cara-cara tadi bisa lho dipraktikkan demi kualitas tidur yang lebih baik. Nggak cuma tubuhmu yang jadi lebih sehat, pikiran serta mood-mu pun akan membaik di setiap harinya
Tidur Dengan Lampu Mati Atau Menyala. Mana yang Lebih Baik :Perdebatan
soal pemakaian lampu ketika akan tidur di dalam kamar tidur, ternyata masih
jadi perdebatan di masyarakat. Banyak yang bilang tidur dengan lampu mati itu
lebih sehat. Tapi beberapa kalangan juga menyebutkan, tidak apa-apa kok jika
ingin tidur dengan lampu yang menyala. Jadi, mana nih yang lebih baik untuk
kesehatan? Tidur dengan lampu mati atau menyala, ya? Simak dulu deh, ulasannya
di bawah ini!
Pentingnya aktivitas tidur bagi manusia
Tidur
adalah aktivitas vital yang wajib dilakukan oleh setiap manusia. Karena jika
sampai melewatkan waktu tidur, maka ada akibat yang harus ditanggung.
Sistem
sirkulasi pencernaan dan ancaman penyakit berbahaya, akan mengancam kesehatan
tubuh manusia. Oleh karena itu, jangan sering-sering begadang deh Sobat Rooang,
jika ga ada tujuan yang urgent! Lebih baik cepat tidur, agar aktifitas keesokan
hari bisa dijalani dengan kondisi tubuh yang segar dan bugar.
Tidur dengan lampu mati atau menyala, mana yang lebih baik
Lanjut
pada pertanyaan, tidur dengan lampu mati atau menyala yang lebih baik untuk
kesehatan? Coba simak dulu sedikit penjelasannya berikut ini!
Tidur
adalah aktivitas personal seseorang yang memiliki, tata cara berbeda antar
masing-maasing individu. Sehingga tidak bisa dibuat satu aturan baku yang
memaksa orang, untuk wajib mengikuti aturan tersebut. Namun pada kenyataannya,
perdebatan soal, tidur dengan lampu mati atau menyala ini terus-menerus
berlangsung tiada henti. Sehingga, Rooang mencoba memberikan sedikit gambaran
bagi para Sobat Rooang semua, dengan mengambil beberapa pernyataan dokter atau
ahli kesehatan dari berbagai sumber.
Pertama, katanya tidur dengan lampu menyala itu bisa menyebabkan
kanker
Karena
kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang ada di dunia, memang selalu
mengerikan jika mendengar bahwa satu kebiasaan manusia bisa menjadi faktor
penyebab kanker. Nah, ternyata menurut hasil penelitian di Chronobiology
International, menyebutkan jika keberadaan cahaya lampu di malam hari
adalah faktor risiko yang signifikan untuk memicu kanker payudara! Penelitian
ini mengkaji data dari sebanyak 1.679 perempuan, Sobat Rooang.Namun
menurut ilmuwan lain, berpendapat bahwa setiap gangguan pada ritme
sikardian ternyata dapat memicu pelepasan hormon stress. Dan inilah yang dapat
meningkatkan risiko kanker.
Kedua, tidur dengan lampu menyala menyebabkan badan mengalami
kegemukan
Cahaya
lampu di dalam kamar tidur yang dibiarkan menyala, secara tidak langsung akan
mempengaruhi hormon di dalam tubuh. Apalagi sirkulasi tubuh kita selama 24 jam
itu mengontrol beberapa hormon seperti ghrelin, insulin dan serotonin yang
berpengaruh kepada nafsu makan, penyimpanan lemak, dan mood. Makanya jika
sering tidur larut malam, pasti Sobat Rooang akan lebih sering merasa lapar.
Dan
hal-hal seperti ini yang bisa menyebabkan kegemukan, penyakit diabetes
tipe 2, hingga depresi. Bahkan, dokter dan ilmuwan di American Medical
Association mulai khawatir, karena kejadian seperti ini jumlahnya terus
meningkat.
Ketiga, penyebab insomnia adalah karena tidur dengan lampu
menyala
Para
ahli percaya, bahwa menyalakan lampu di malam hari itu, dapat membawa dampak
biologis yang tidak baik. Bahkan sebuah studi di Harvard menemukan bahwa
pencahayaan lampu kamar pada larut malam yang berasal dari lampu
pijar dapat mengurangi tingkat melatoni, sehingga malah membuat kita
menjadi sulit tertidur atau insomsia.
Bahkan
tidak hanya lampu yang ada ada di atas kepala yang membahayakan,
tapi seluruh tingkat pencahayaan yang dapat ditemukan di rumah pada malam
hari seperti layar komputer, televisi, dan ponsel dapat menekan sekresi melatonin.
Tapi
tentunya selain tiga alasan di atas, ada penyebab lain kenapa Sobat Rooang
merasa lebih nyaman tidur dengan lampu menyala. Alasannya bisa macam-macam,
mungkin karena ada yang punya phobia ruangan gelap, sehingga harus tidur dengan
lampu menyala. Namun yang penting adalah jangan sampai mengabaikan soal
kesehatan tubuh Sobat Rooang ya! Sebab, kesehatan itu adalah investasi utama
setiap manusia.
Terimakasih sudah membaca. semoga artikel ini bisa bermanfaat.